Semakin panjangnya perdebatan para wakil rakyat yang membahas persoalan yang tak kuunjung selesai, muncul satu persoalan ditutupi dengan persoalan yang baru. Sedangkan perkembangan pasar di Indonesia semakin menggeliat dengan merebaknya peredaraan barang / hasil produksi dari luar negeri. Produksi barang indonesia tidak bisa menandingi kualitas dan harga yang ditawarkan oleh produksi luar negeri.
Tenaga kerja dari luar negeri sangatlah kompetensi dibandingkan oleh indonesia sendiri. Sedangkan potensi pasar dan animo pasar indonesia 5 tahun mendatang menjadi pasar yang sangat kompeten bagi produsen dalam negeri ataupun luar negeri.
Laju perkembangan permintaan akan barang terhadap indonesia dominan kuat. Sedangkan produksi kita sangatlah lemah sekali, mental para produsen kita yang masih mengandalkan pemerintah sebagai anak bawang dalam pertarungan dalam pasar. Masalah infrastruktur menjadi suatu momok yang terus didengungkan oleh sejumlah pengusaha papan atas. Investor dari luarpun menjadi tameng bagi peemerintah untuk memuluskan proposal yang menguntungkan bagi pejabat. Potensi anak bangsa dan keahlian terlupakan bangsa ini. Dalam animo pasar sekarang ini merupakan kompetensi yang dibutuhkan oleh pasar. Produk yang unggul dan harga yang kompeten menjadi kunci memenangkan animo yang ada
Wednesday, February 23, 2011
Friday, February 4, 2011
BBM dan harga KENDARAAN harus tinggi
Semakin sempitnya jalan raya dan macetnya jalan raya di ibukota saat ini. Sudah sebaiknya bila BBM dan Harga kendaraan bermotor haruslah mahal. karena kita harus menggunakan kendaraan massal yang hemat bahan bakar dan mengantisipasi global warming saat ini. Demi kepentingan pribadi kita mengkonsumsi bahan bakar seperti mengkonsumsi bahan pangan sehari - hari. Adil atau tidak, bukanlah topiknya tetapi demi kelangsungan dan kesejahteraan bangsa ini. Hiduplah secukupnya dan memberdayakan produk yang tidak merusak bumi ini. Penggunaan kendaraan umum yang dapat melayani masyarakat massal seperti KRL, Mono rel, bus dan kendaraan umum. Kembalikan budaya menggoes (bersepeda) bagi bangsa membuat bangsa ini menjadi bangsa yang baik secara alam dan energi.
Buat apa membuang energi yang tak perlu, tetapi kita menghemat untuk transportasi yang ada. Sekarang ajang unjuk gigi melalui kendaraan bermotor, menjadi hal yang lumrah dan aksi yang dilakukan secara massal. Bahkan seorang buruh yang berupah rendahpun berani mencoba ikut - ikutan dengan mencicil kendaraan roda dua dengan tanpa uang muka. Ketamakan pejabat dengan menurunkan peraturan menaikkan harga yang ragu. Perlu penyesuaian dengan segala aspek, bukan hanya segi praktisnya tetapi manfaat dan energi yang dihasilkan haruslah sebaik mungkin.
Kendaraan yang dapat mengangkut masyarakat massal dengan pelayanan yang bagus menjadi solusi tepat, mengatasi kemacetan dan pemborosan energi saat ini. Penggunaan Sepeda, becak, delman dan kendaraan yang menggunakan energi hemat bahan bakar menjadi transportasi subtitusi dimasyarakat sekarang haruslah menjadi kendaraan utama. Peraturan menaikkan harga BBM dan Kendaraan haruslah tinggi, agar mencegah barang yang dikonsumsi beredar banyak.
Buat apa membuang energi yang tak perlu, tetapi kita menghemat untuk transportasi yang ada. Sekarang ajang unjuk gigi melalui kendaraan bermotor, menjadi hal yang lumrah dan aksi yang dilakukan secara massal. Bahkan seorang buruh yang berupah rendahpun berani mencoba ikut - ikutan dengan mencicil kendaraan roda dua dengan tanpa uang muka. Ketamakan pejabat dengan menurunkan peraturan menaikkan harga yang ragu. Perlu penyesuaian dengan segala aspek, bukan hanya segi praktisnya tetapi manfaat dan energi yang dihasilkan haruslah sebaik mungkin.
Kendaraan yang dapat mengangkut masyarakat massal dengan pelayanan yang bagus menjadi solusi tepat, mengatasi kemacetan dan pemborosan energi saat ini. Penggunaan Sepeda, becak, delman dan kendaraan yang menggunakan energi hemat bahan bakar menjadi transportasi subtitusi dimasyarakat sekarang haruslah menjadi kendaraan utama. Peraturan menaikkan harga BBM dan Kendaraan haruslah tinggi, agar mencegah barang yang dikonsumsi beredar banyak.
Thursday, February 3, 2011
Kreatif Ekonomi
Perjalanan panjang bangssa terhadap ekonomi pertanian masih membuat bangsa ini terikat. Banyak dibeberapa daerah masih menggantungkan hidupnya dalam ekonomi pertanian dan perkebunan. Bahkan perjalanan bangsa ini pun menjadi daya pikat bagi bangsa - bangsa diseluruh dunia atas kekayaan agraria. Pengusaha sukses dinegeri ini masih didominasi oleh sektor pertanian dan perkebunan. Bahkan sampai saat ini belum juga terdapat pengganti yang jelas ekonomi pertanian ini,
Dalam era pembangunan mantan presiden memproklamirkan bangsa ini melandaskan diri menjadi ekonomi industri. Tetapi hanya semu dan gelembung ekonomi yang tercipta. Mana yang lebih baik kita kembali keperekonomian pertanian, atau menjadi negeri yang bebasiskan indutri. Industri membuat trickle down effect yang sangat baik bagi semua elemen di negeri ini.
Perubahan generasi membuat para anak muda dan generasi yang kreatif menjadi yang terdepan dalam menjalankan bangsa ini. Melalui kreatif kita menjalankan perkonomian ini, seperti sektor periklanan, industri perfilman, jasa keuangan dan masih banyak lainnya. Semakin banyak yang dapat dilakukan dengan membuat kreatif bagi bangsa ini, melalui pelatihan dan mensupport bagi pelaku industri dan pengusaha di industri kreatif.
Dalam era pembangunan mantan presiden memproklamirkan bangsa ini melandaskan diri menjadi ekonomi industri. Tetapi hanya semu dan gelembung ekonomi yang tercipta. Mana yang lebih baik kita kembali keperekonomian pertanian, atau menjadi negeri yang bebasiskan indutri. Industri membuat trickle down effect yang sangat baik bagi semua elemen di negeri ini.
Perubahan generasi membuat para anak muda dan generasi yang kreatif menjadi yang terdepan dalam menjalankan bangsa ini. Melalui kreatif kita menjalankan perkonomian ini, seperti sektor periklanan, industri perfilman, jasa keuangan dan masih banyak lainnya. Semakin banyak yang dapat dilakukan dengan membuat kreatif bagi bangsa ini, melalui pelatihan dan mensupport bagi pelaku industri dan pengusaha di industri kreatif.
Tuesday, February 1, 2011
Hidden Capital
Perkembangan bangsa yang semu sekarang ini mulai menjelma sampai kedesa-desa. Orang kaya semakin kaya, orang miskin semakin miskin, tingkat pendapatan / GDP indonesia sudah mencapai $ 3.000 tetapi pertumbuhan sektor real belum juga bangkit. Padahal modal terpendam didaerah sangatlah terabaikan. Bangsa lain melihat peluang ini melalui pekan investor memilih proyek mana yang akan diinvestasikan.
Perjalanan mengelola modal yang kita miliki yaitu kekayaan sumber daya alam, sumber daya manusia dan sumber daya ide kreatif menjadi terabaikan. Selama ini kita mengelola sumber daya alam, hanya mengekpor bulat - bulat kekayaan alam. Tanpa sentuhan karya anak bangsa dan cita rasa indonesia, akan lebih baik dengan penambahan nilai tambah. Perubahan sektor riil sekarang menjadi lambat, banyak pengusaha yang memerlukan dana yang besar untuk menciptakan suatu prduk.
Jalan menemukan modal yang terbenam lama, sudah mulai ditemukan oleh anak bangsa. Beberapa anak bangsa menemukan biodiesel, teknologi pangan, dan sebagainya. Kelola bangsa ini dengan baik menjadikan Hidden Capital tidak menjadi sia - sia, bahkan menjadi devisa dan modal bagi bangsa yang mandiri.
Perjalanan mengelola modal yang kita miliki yaitu kekayaan sumber daya alam, sumber daya manusia dan sumber daya ide kreatif menjadi terabaikan. Selama ini kita mengelola sumber daya alam, hanya mengekpor bulat - bulat kekayaan alam. Tanpa sentuhan karya anak bangsa dan cita rasa indonesia, akan lebih baik dengan penambahan nilai tambah. Perubahan sektor riil sekarang menjadi lambat, banyak pengusaha yang memerlukan dana yang besar untuk menciptakan suatu prduk.
Jalan menemukan modal yang terbenam lama, sudah mulai ditemukan oleh anak bangsa. Beberapa anak bangsa menemukan biodiesel, teknologi pangan, dan sebagainya. Kelola bangsa ini dengan baik menjadikan Hidden Capital tidak menjadi sia - sia, bahkan menjadi devisa dan modal bagi bangsa yang mandiri.
Wednesday, July 28, 2010
Arah angin PEREKONOMIAN kuartal II
Laporan Kemajuan perekonomian telah terbit, dan stabil tak berjalan cepat. slowly but sure mungkin kita dapat berikan penilaian kinerja para penggerak roda perekonomian negeri ini.Adakah keseriusan anak bangsa melihat kemana arah perekonomian kita saat ini. Dibandingkan dengan negara AseAn lainnya, kita masih terbelakang. benarkah negara ini negara yang pertumbuhan perekonomiannya hanya biar lambat asal selamat. Atau memang laporannya yang salah mencatat, dapat kita melihat banyak berkeliaran mobil mewah nan indah dijalan raya dan Mal - mal Besar. Bahkan gaya belanja yang serba kredit dengan penggunaan kartu kreditpun semakin besar.
Langkah perubahan besar bagi bangsa untuk melakukan revolusi kehidupan disegala level kehidupan perekonomian bangsa ini. Jangan hanya menghaarapkan penerimaan dari sektor perpajakan, dan pengeluaran pemerintah/ belanja negara saja bangsa ini menghidupakan roda perekonomian bangsa ini. Sudah waktunya pemerintah menentukan arah angin perekonomian kuartal II ini dengan blue print yang jelas. Arah tujuan yang jelas dan alat ukur kinerja yang jelas tidak hanya normatif saja ukuran penilaiannya. Dukungan pemerintah dengan ide yang baru bukan hanya ide yang lama saja dan sesuai dengan kepentingan pribadi saja. Langkah maju kedepan sampai kearah dua puluh tahun kedepan. Jangan hanya lima tahun atau dua tahun kedepan hanya untuk masa jabatan saja buat kinerja masa jabatan.
langkah perekonomian yang jelas bukan hanya untuk beberapa kaum yang dapat menikmatinya, tetapi untuk semua kalangan dan jauh kedepan.Bukan hanya syarat masa jabatan saja, seakan arah perekonomian bangsa ini seperti milik pribadi atau kaum partai saja. Atau kita hanya bisa terombang - ambing dengan arah perekonomian global atau dunia. Saatnya bertindak dan menentukan langkah.
Langkah perubahan besar bagi bangsa untuk melakukan revolusi kehidupan disegala level kehidupan perekonomian bangsa ini. Jangan hanya menghaarapkan penerimaan dari sektor perpajakan, dan pengeluaran pemerintah/ belanja negara saja bangsa ini menghidupakan roda perekonomian bangsa ini. Sudah waktunya pemerintah menentukan arah angin perekonomian kuartal II ini dengan blue print yang jelas. Arah tujuan yang jelas dan alat ukur kinerja yang jelas tidak hanya normatif saja ukuran penilaiannya. Dukungan pemerintah dengan ide yang baru bukan hanya ide yang lama saja dan sesuai dengan kepentingan pribadi saja. Langkah maju kedepan sampai kearah dua puluh tahun kedepan. Jangan hanya lima tahun atau dua tahun kedepan hanya untuk masa jabatan saja buat kinerja masa jabatan.
langkah perekonomian yang jelas bukan hanya untuk beberapa kaum yang dapat menikmatinya, tetapi untuk semua kalangan dan jauh kedepan.Bukan hanya syarat masa jabatan saja, seakan arah perekonomian bangsa ini seperti milik pribadi atau kaum partai saja. Atau kita hanya bisa terombang - ambing dengan arah perekonomian global atau dunia. Saatnya bertindak dan menentukan langkah.
Wednesday, May 19, 2010
Only paranoid can survive
Menurut analisa saya dinegeri ini tidak diperlukan orang yang pintar, yang diperlukan hanya orang gila yang memiliki visi jelas yang dapat membimbing orang bodoh dan pintar negeri ini. orang yang sangat pintar dan berdedikasi juga berintegrasi malah hengkang kenegeri orang. Bayangkan orang yang ahli dibidangnya malah mencari pekerjaan di Bank DUNIA, negeri ini apa tidak melihat kopetensi yang handal dimata dunia diakui, sedangkan dinegeri sendiri dicampakkan.
Sungguh ironisnya skenario bangsa ini apa bangsa yang seharusnya menjadi pemimpin dimasa depan malah menjadi negeri impian saja. bayangkan bila negeri ini dipimpin oleh orang yang gila tapi memiliki visi kedepan. seperti Jack Welch, pasti semua tikus - tikus negeri ini dikumpulkan, dikremes lalu dibakar. perlu ada ketegasan dalam mengambil keputusan ditengah ketidakpastian. Only paranoid can survive saya pikir berlaku dinegeri ini karena waras saja tidak cukup
Sungguh ironisnya skenario bangsa ini apa bangsa yang seharusnya menjadi pemimpin dimasa depan malah menjadi negeri impian saja. bayangkan bila negeri ini dipimpin oleh orang yang gila tapi memiliki visi kedepan. seperti Jack Welch, pasti semua tikus - tikus negeri ini dikumpulkan, dikremes lalu dibakar. perlu ada ketegasan dalam mengambil keputusan ditengah ketidakpastian. Only paranoid can survive saya pikir berlaku dinegeri ini karena waras saja tidak cukup
Friday, October 2, 2009
keSaktian yang tak pernah pudar
Bila melihat hari demi hari bangsa ini, semakin baik adanya dibanding dengan tahun sebelum kemerdekaan. Sebagaimana mestinya kita bersyukur akan adanya nikmat yang diberikan. Bila kita tidak demikian kita hanya merasa menjadi bangsa yang kekurangan terus-menerus. Rongrongan dari bangsa lain, ataupun kebodohan dan kemiskinan juga tidak kalah ambil bagian untuk menghancurkan bangsa yang kaya ini.
Ini bukti kesaktian pancasila dan lambang negara kita burung Garuda. Kebanggaan kita atas negara ini, harusnya kita tanamkan kepada generasi selanjutnya. Bagaimana generasi muda memahami atas kesaktian sedangkan para pejabat hanya mementingkan diri sendiri,kaum, golongan dan keluarga... Padahal bangsa ini kaya akan masyarakat yang majemuk, jadi mengapa harus dipertentangkan atau disingkirkan.
Mari buktikan bahwa kesaktian itu masihlah mendarah daging pada generasi muda ataupun semua generasi bangsa ini. Cukup sudah bangsa ini disepelekan bangsa lain......Mari saudaraku yang berada dinegara lain kembalilah bangun bangsa ini.....merdeka
Ini bukti kesaktian pancasila dan lambang negara kita burung Garuda. Kebanggaan kita atas negara ini, harusnya kita tanamkan kepada generasi selanjutnya. Bagaimana generasi muda memahami atas kesaktian sedangkan para pejabat hanya mementingkan diri sendiri,kaum, golongan dan keluarga... Padahal bangsa ini kaya akan masyarakat yang majemuk, jadi mengapa harus dipertentangkan atau disingkirkan.
Mari buktikan bahwa kesaktian itu masihlah mendarah daging pada generasi muda ataupun semua generasi bangsa ini. Cukup sudah bangsa ini disepelekan bangsa lain......Mari saudaraku yang berada dinegara lain kembalilah bangun bangsa ini.....merdeka
Friday, September 11, 2009
Ada Apa Dengan bANK CENTURY (AADbC)
Mendengar berita, melihat para nasabah berteriak akan hak yang diperjuangkannya atas dana yang diberikan kepada bank tersebut. Maksud hati untuk investasi atau menabung malah menjadi bencana. Apa yang terjadi dengan bangsa ini sudah ada standar BANK INDONESIA atas bank yang beroperasional di Indonesia, mengapa masih ada yang lolos dari standar bahkan sudah menjadi bencana bagi masyarakat.
Penerapan standar BANK INDONESIA belum diindahkan oleh bank CENTURY, atau meman tidak mengetahui standar tersebut. Ada standar CAR, NPL dan sebagainya suatu bank agar dikatakan layak bagi suatu bank...
Mengoperasikan suatu bank yang bodong, mencerminkan kurang profesionalnya para pengatur dan penjaga stabilisasi moneter bangsa ini. Lebih baik likuidasi dan berikan sanksi keras bagi Bankir yang nakal dan bermasalah. Agar dimasa depan tidak berdampak bagi semua orang.
Harus memberikan bangsa ini, sebagai nasabah kita juga harus mengikuti standar yang berlaku dari Bank INDONESIA, begitu juga harus BANKIR lebih patuh atas standar yang ada agar kesehatan perbankan dan stabilisasi moneter indonesia menjadi baik dan semakin jaya.
Penerapan standar BANK INDONESIA belum diindahkan oleh bank CENTURY, atau meman tidak mengetahui standar tersebut. Ada standar CAR, NPL dan sebagainya suatu bank agar dikatakan layak bagi suatu bank...
Mengoperasikan suatu bank yang bodong, mencerminkan kurang profesionalnya para pengatur dan penjaga stabilisasi moneter bangsa ini. Lebih baik likuidasi dan berikan sanksi keras bagi Bankir yang nakal dan bermasalah. Agar dimasa depan tidak berdampak bagi semua orang.
Harus memberikan bangsa ini, sebagai nasabah kita juga harus mengikuti standar yang berlaku dari Bank INDONESIA, begitu juga harus BANKIR lebih patuh atas standar yang ada agar kesehatan perbankan dan stabilisasi moneter indonesia menjadi baik dan semakin jaya.
Wednesday, August 26, 2009
Tari PENDET ASSeT BALI
Mendengar kata Pendet orang pasti teringat akan tarian khas bali. Batik, keris, reog dan lainnya boleh diklaim oleh malaysia. Semua negara memiliki batik, keris dan tarian yang mempunyai ciri khas. Apakah tarian pendet khas Malaysia, atau menggunakan tanpa seizin oleh masyarakat Bali. Pembuktian bahwa negara tetangga kita miskin akan kreatifitas sumber daya, budaya dan adat istiadatnya. Mengapa Indonesia tidak sekalian diklaim milik malaysia, toh TKI banyak disana dan pendatang atau para ahli banyak yang menetap dan beranak cucu dinegeri Jiran tersebut.
Bangsa Indonesia yang kaya akan semuanya, mengapa harus diperdebatkan masalah ini. Bila memang negeri tetangga mengakui bahwa semua yang berasal dari negeri kita itu menjadi milikNYa. Kita harusnya bersyukur terlebih dahulu karena kita kaya akan budaya, kita mempunyai budaya yang unik dan masyarakat kita kreatif. Lalu selanjutnya kita bercermin ini merupakan cambuk bagi negeri indonesia tercinta, mengapa kita porak poranda atas malaysia.
Negeri yang kaya dan besar takut kepada negeri yang kecil dan pernah belajar kepada negeri indonesia. Pemerintah kita seharusnya berani mengambil langkah yang tegas, jangan takut kepada negeri jiran.
Bangsa Indonesia yang kaya akan semuanya, mengapa harus diperdebatkan masalah ini. Bila memang negeri tetangga mengakui bahwa semua yang berasal dari negeri kita itu menjadi milikNYa. Kita harusnya bersyukur terlebih dahulu karena kita kaya akan budaya, kita mempunyai budaya yang unik dan masyarakat kita kreatif. Lalu selanjutnya kita bercermin ini merupakan cambuk bagi negeri indonesia tercinta, mengapa kita porak poranda atas malaysia.
Negeri yang kaya dan besar takut kepada negeri yang kecil dan pernah belajar kepada negeri indonesia. Pemerintah kita seharusnya berani mengambil langkah yang tegas, jangan takut kepada negeri jiran.
Thursday, July 23, 2009
OPtimisme ditengah PASCAPILPRES
Melihat indikator perekonomian, Indonesia tidak menunjukan kondisi yang dinamis hanya diam ditempat saja setelah pasca pilpres. Hanya kondisi POLITIK dan Keamanan negeri ini yang dinamis. Peledakan BOM, isu teror bom dimana - mana, calon pilpres yang kalah saling melakukan manuvernya. Kondisi perekonomian bangsa ini akan terpuruk bila masyarakatnya sudah tak aman lagi tinggal di negri ini.
Bangsa mana yang bisa mempercayai bila pemimpin bangsa ini sudah tak bisa menjadi pemimpin dan melindungi bangsa ini. Haruslah kita optimis dengan negri ini, berjuang dengan keras agar bangsa ini menjadi yang terbaik. Para pemimpin bukan sibuk dengan posisi masing - masing, tetapi memberikan kontribusi terhadap negri ini tanpa harus berkelahi atau mengorbankan saudara bangsa sendiri.
Wahai saudaraku optimislah agar bangsa ini tidak terpuruk. Bila diijinkan meminjam kata John F Kennedy "jangan tanya apa yang diberikan negara padamu, tetapi apa yang dapat kamu berikan pada negaramu". Biarlah yang petani tetap petani, pebisnis tetap pebisnis, para politik tetap politik dan lainnya, tetapi semua memberikan kontribusi untuk bangsa ini. Untuk memberikan kontribusi bagi bangsa ini tidak hanya melalui jalur POLITIK, masih banyak jalur lain yang lebih hebat sehingga optimislah membangun negeri ini. Mari Bangkit Bangsaku OPTIMISME harus digerakkan.
Bangsa mana yang bisa mempercayai bila pemimpin bangsa ini sudah tak bisa menjadi pemimpin dan melindungi bangsa ini. Haruslah kita optimis dengan negri ini, berjuang dengan keras agar bangsa ini menjadi yang terbaik. Para pemimpin bukan sibuk dengan posisi masing - masing, tetapi memberikan kontribusi terhadap negri ini tanpa harus berkelahi atau mengorbankan saudara bangsa sendiri.
Wahai saudaraku optimislah agar bangsa ini tidak terpuruk. Bila diijinkan meminjam kata John F Kennedy "jangan tanya apa yang diberikan negara padamu, tetapi apa yang dapat kamu berikan pada negaramu". Biarlah yang petani tetap petani, pebisnis tetap pebisnis, para politik tetap politik dan lainnya, tetapi semua memberikan kontribusi untuk bangsa ini. Untuk memberikan kontribusi bagi bangsa ini tidak hanya melalui jalur POLITIK, masih banyak jalur lain yang lebih hebat sehingga optimislah membangun negeri ini. Mari Bangkit Bangsaku OPTIMISME harus digerakkan.
Subscribe to:
Posts (Atom)

