Monday, April 6, 2015

Telkom Indonesia

Perjalan telekomunikasi diindonesia mengalami perubahan drastis, baik pelayanan atau perilaku konsumen telekomunikasi ITU sendiri, dibandingkan dengan mass lalu, kita hanya memiliki telepon biasa Dan pager saja, sekarang banyak variasi Dari pelayanan Telkom indonesia

Wednesday, August 20, 2014

Era Uang Plastik (Menjadi) Booming

Era globalisasi memberikan dampak positif dan negatif pada pelaku ekonomi dinegeri ini. Siapa yang tidak mengenal dengan Kartu ATM, Debit dan Kartu Kredit. Semua Elemen masyarakat indonesia sedang beralih posisi dari uang kertas dan uang koin menjadi uang plastik baik dalam kegiatan konsumsi dan bertransaksi apapun yang menggunakan logo Visa, MasterCard, Prima, Cirrus dan sebagainya. Itu tidak kemungkinan dalam menggunakan uang plastik ini mengurangi produksi uang kertas dipasaran saat ini.
Dampak Positif bagi masyarakat adalah keamanan, kemudahan dan praktis. Semua menggunakan kartu saja kita dapat melakukan pembayaran, Mencicil transaksi, Mentransfer Uang, dan Kredit Sesuatu barangpun bisa. Sebaliknya sisi negatifnya kemudahan orang mendapatkan Uang Plastik dimana - mana sehingga uang yang beredar dipasar berkurang dan nilai uang sendiri berkurang sehingga orang ditentukan oleh Jumlah Kartu yang dikantongi seseorang kita tidak dapat mengetahui nilai tersebut dan Faktor konsumerisme meningkat karena kemudahan dalam bertransaksi bisa menggunakan Kartu Kredit karena banyak kemudahan dalam mencicil dan tenggang bayar.

Friday, August 8, 2014

Politik (ber)kepanjangan


Melihat ironi yang terjadi pada negeri kita indonesia menjadikan ekonomi dan pergerakan yang ada menjadi lambat. Langkah yang dilakukan hanya membahas pemilu yang telah terjadi, padahal bangsa lain sudah melakukan jauh kedepan. Dibandingkan dengan yang ada kita harus bangga dengan yang ada tidak perlu berdebat yang harus dilakukan adalah berbesar hati bagi kita semua. Semoga bangsa ini menjadi yang terdepan.
Mari Menulis

Thursday, July 10, 2014

Habis MODAL, ku Terus APA


 Pertanyaan yang sering diajukan oleh Pebisnis Mula dan yang mandek, setelah habis modal terus bagaimana apakah harus ditutup dan aku kembali kedunia kerja dan bekerja selama 18 jam kembali. Ini merupakan hal yang sangat tidak masuk akal. Sebagai pebisnis yang sangat handala dan terperencana, kita akan selalu sedia payung sebelum, jadi hal pertama yang dilakukan adalah menjual saham kepemilikan kalo kita kehabisan modal, atau stock inventory yang ada, ataupun aset yang ada. Kedua kita akan melakukan peminjaman ke Bank, baik dalam Pinjaman jangka p[anjang atau jangka Pendek. Yang Terakhir yang dilakukan bila kita habis modal, maka kita akan lakukan belanja Modal,  dengan  cara kita belanja aset dengan dimodalkan pinjaman dari bank yang mana kita mendapatkan selisih dari pinjaman tersebut yang bisa sebut adalah CASHBACK.

Mari Menulis

Thursday, February 27, 2014

Waktuku Habis

Mari Menulis

Beberapa orrang selalu mengeluh tentang keuangan dan kekurangnya atas kehidupan ini, padahal Tuhan sangatlah baik dan adil semua kita diberi waktu yang sama yaitu 24 jam didunia ini. Tanpa syarat dan ketentuan yang ada. Kita melakukan apapun yang bisa kita lakukan dan mau. Tapi semua orang mengeluh dan ada yang terjebak dalam lingkaran waktu baik itu masa lalu, sekarang dan masa depan. Ada manusia yang terenggut hidupnya akan masa lalu tidak berani melihat kedepan dan hari ini karena pengalaman dan masa lalu yang ada dan juga terbuai atas semua masa lalu. tetapi ada juga orang terjebak dimasa akan datang takut dan cemas akan masa depan sehingga tidak berani akan masa depan.
Kecemasan dan kekuatiran merupakan monster atas kehidupan kita atas perjalan waktu kehidupan kita. masa lalu sudah berkahir kemarin, masa depan pengharapan yang masih dan akan selalu ada untuk memperbaikinya dan masa sekarang adalah anugerah untuk menjalani dengan baik.
Setelah semua itu selelai waktuku habis begitu saja tanpa aba - aba dan pemberitahuan atas kehidupan ini, oleh sebab itu persiapkan dan lakukan yang terbaik untuk warna dan karya kehidupan kita ini.


Saya (harus) PILIH INI

Mari Menulis

Melihat kedepan dan semangat pergerakan yang kita lakukan dalam kehidupan membuat langkah kehidupan kita sangatlah berirama. Bukan sekedar mengikuti rutinitas yang ada tapi kita membuat warna dalam kehidupan ini. Tanggung jawab atas semua yang ada, dan konsistensi ata semua itu adalah paket kehidupan yang berbeda - beda dalam setiap orang. Haruskah kita memilih langkah dan tujuan hidup kita masing - masing. Atau ditentukan oleh jalan kehdupan itu sendiri, yang membuat langkah dan hati kita tidak sejalan.
Pertanyaan yang selalu tampak adalah saya (harus) pilih ini dalam kehidupan ini, yang menjadi takdir dan harus kita beri warna sendiri. Langkah terus dan karya haruslah bergulir.

Positif ditengah Badai

Mari Menulis

Semaraknya pesta demokrasi saat ini membuat hiruk pikuk keramaian ekonomi bangsa ini untuk melakukan pembaharuan mengenai kepemimpinan dan kebangsaan. Ada yang berharap negaranya berubah dan ada yang berharap perekonomian yang berubah. Sedangkan perubahan tersebut membuat para pelaku politik dan ekonomi sedang ditengah badai yang sangat kacau.
Para politik dan lawannya tengah memperembutkan kue politik dan uang ditengah kekacauan negara ini, figur orang dan negarawan dibangsa ini seakan punah dan dengan lantang hanya bersifat bisikan semata. Dimana kita dapat melihat positif ditengah badai bila kita masyarakat selalu melihat negatif pemimpin bangsa dan negaranya.
Keamaan dan kenyamanan bangsa ini membuat para rakyat tak berbuat apa - apa bangi bangsanya hanya kepentingan keluarga, politik dan suku saja yang dilindungi. Kemana sikap positif yang ada pada kita semua, bahwa bangsa ini sangat majemuk, kekayaan dan sumber dayanya sangatlah ragami, positifkah kita menerima semua ini.

LIfE Blended

Mari Menulis

Kadang kehidupan menjadi menyenangkan atau sebaliknya kalau kita berpikir tentang kehidupan itu sendiri. Tetapi kalo kita berpikir sebaliknya tentang kehidupan itu sendiri, kita akan terus bertanya - tanya soal kehidupan. Apa yang mau kita perbuat untuk kehidupan itu sendiri, bagaimana kita menyikapi kehidupan itu sendiri, untuk apa kehidupan itu, siapa yang ada dalam kehidupan itu, mengapa timbul banyak pertanyaan soal kehidupan itu.
sedangkan menyenangan atau tidak kehidupan itu hanya dua pertanyaan saja yang bisa kita lakukan. kadang kala semua itu hanyalah permainan kata atau jebakan dalam aktivitas kehidupan dan ritual kehidupan yang kita jalani dalam dunia. Kadang berjalannya waktu banyak masyarakat mengetahui kehidupan.

Secangkir Teh Kehidupan

Mari Menulis

Kenapa, itu adalah tanda pertanyaan mengapa kita bertanya soal apa yang ada didunia ini. Lain hal dalam yang tidak mengerti akan kenapa. Banyak kehidupan ini berlalu tanpa sebab melalui langkah kehidupan yang sangat berlalu saja.

Wednesday, February 26, 2014

Hidup Terus Berlanjut

Kemanapun kita dan apapun kegiatan kita, ada kala waktu kita sangatlah terbatas. Semakin kita ingat akan tujuan kita atas hidup kita maka semakin bagus arti kehidupan kita dalam perjalanan kehidupan ini. Kadang orang dsebagian hidupnya hanya meratapi kesedihan atau masa lalu yang ada, kita memiliki ini semuanya.
Pandang selalu kedepan atas semua yanga ada dalam kehidupan kita, kita semua tanggung jawab atas kehidupan kita ini. Mau kemana kita hidup teruslah berlanjut.

Monday, January 27, 2014

Prediksi Ekonomi 2014

Melihat Perkembangan Ekonomi yang terus menggeliat didunia saat ini, patut dimasukkan dalam jajaran investasi dunia, dunia bisnis yang semakin membaik, dan tumbuhnya angka pengusaha didunia bisnis indonesia saat ini, dan momentumnya dunia barat sedang bergejolak.
Perubahan kepemimpinan dan pesta demokrasi yang dilakukan lima tahun sekali membuat orang saat ini melihat dan menunggu untuk melakukan manufer - manufer bisnisnya langkahnya nyata bahwa ekonomi kita memang bangkit, tetapi tidak signifikan dan merata. Hanya kota besar saja yang menikmati ini peran pemerintah dan pelaku bisnis yang inovasi melakukan pemerataan ekonomi dimana semua melakukan langkah nyata mewujudkan indonesia bangkit dan setara dengan bangsa maju. Para pendahulu dan pahlawan telah melakukan anak bangsa kita mampu bersaing ditanah rantau bangsa lain. Pengusaha kita sudah semakin meningkat, tinggal para pemimpin yang berdedikasi tinggi dan bermartabatlah yang pantas mengelola dan membuat bangkit bangsa ini.

Sunday, October 27, 2013

Persiapan Menjelang Pemilu 2014

Persiapkan diri menjelang Pemilu 2014, baik keamanan keuangan anda juga keadaan anda.
Mari Menulis

Salahkah Berhutang

Kondisi perekonomian yang semakin tak jelas menjelang Pemilu 2014, kondisi yang tak pasti dan keuangan anda sedang goyang gunakan fasilitas daya ungkit hutang. Sangat berdaya ungkit fantastis hutang untuk keuangan dan perekonomian kita bila digunakan dengan produktif.

Mari Menulis

Wednesday, July 17, 2013

Siapakah President 2014 nanti

Banyak media memberitakan CALON PRESIDEN 2014 saat ini, baik secara terang - terangan maupun secara sembunyi - sembunyi. Apakah prediksi yang dilakukan para PARPOL (Partai Politik) di Indonesia saat ini dalam memenangkan CALON PRESIDEN nya masing -masing. Tanda tanya besar bangsa ini, larut dalam kancah politik bangsa ini lupa dengan bangsa lain yang sudah merencanakan pembangunan sampai dengan 50 tahun kedepan. Ini menjadi pekerjaan rumah presiden 2014 nantinya atas kemajuan bangsa dan negara kita tercinta.

Persiapan CALON PRESIDEN 2014 dalam SOCIAL MEDIA

Mari Menulis


Melihat peluang yang ada banyak dari tokoh politik yang ada, banyak calon presiden 2014 yang memenuhi bursa CALON PRESIDEN 2014 adalah tokoh lama. Banyak persiapan yang dilakukan CALON PRESIDEN 2014 baik secara politik maupun secara materi. Untuk melakukan manufer - manufer yang handal, CAlON PRESIDEN 2014 yang maju haruslah memiliki tim yang sangat solid baik didunia nyata maupun dunia maya. Contoh yang dilakukan Barrack Obama dalam memenangkan Presiden Amerika Serikat, dia melakukan manufer - manufer politiknya juga dengan menggunakan SOCIAL MEDIA. CALON PRESIDEN 2014 haruslah memikirkan yang satu ini karena masyarakat indonesia penggna FACEBOOK terbesar saat ini. Ddan ini adalah media menjangkau masyarakat luas secara biaya maupun waktu. Bukan saja itu kita mulai bisa memprediksi calon pemilihan kepala daerah ataupun kepala negara yang kalah karenatidak menggunakan media sosial saat ini.

Satu Nasihat ORANGTUA, Melesatkan MINDSET ECONOMY

LEt's Nulis

"The eye of a human being is a microscope, which makes the world seem bigger than it really is."
-- Kahlil Gibran

ADA seorang saudagar kaya raya. Satu hari, sang saudagar jatuh sakit. Umurnya memang sudah tak lagi muda. Hampir mendekati uzur. Ia sudah merasa waktunya di dunia ini sudah habis. Sebelum wafat, ia meninggalkan wasiat kepada kedua anaknya. Wasiat pertama, bila ada yang berutang, janganlah engkau tagih. Untuk wasiat kedua, bila keluar rumah, janganlah sampai engkau terkena sinar matahari.

Beberapa hari kemudian, sang saudagar wafat. Ia pun dikebumikan di pemakaman dekat rumah. Setelah sang saudagar wafat, kehidupan berjalan normal kembali seperti biasa. Semua pesan yang diamanahkan sang saudagar kepada anaknya, benar-benar dijalankan oleh kedua anaknya tersebut.

Setelah beberapa tahun kemudian, kedua anak tersebut sibuk dengan masing-masing urusannya. Mereka mencari nafkah dan tinggal di dua kota yang berbeda. Akhirnya, setelah lima tahun tak pernah berjumpa, mereka bertemu kembali di kediaman mereka dimana mereka pernah dibesarkan dahulu.

Ada perbedaan mendasar dari kedua anak tersebut. Anak pertama, ternyata hidupnya begitu miskin. Sedangkan anak kedua, terlihat sangat makmur. Kekayaan melimpah ruah. 

Sang Ibu yang telah renta pun bertanya kepada kedua anaknya. Ketika ditanya mengapa bisa terjadi perbedaan yang begitu mencolok, keduanya menjawab karena melaksanakan amanah yang ayah wasiatkan kepada mereka.

Sang anak pertama menjelaskan, bahwa ia menjalankan wasiat yang diberikan ayahnya, 'Jangan menagih utang kepada orang yang berutang kepadaku, maka setiap orang yang berutang, tak pernah aku menagihnya, makanya aku bankrut.' Untuk wasiat kedua, anak pertama menjelaskan, 'Ayah berpesan supaya kalau aku pergi atau pulang ke tempat bekerja, aku tidak boleh terkena sinar matahari. Akibatnya aku harus naik angkutan, padahal sebenarnya bisa saja berjalan kaki untuk menghemat. Tetapi dengan naik angkutan, pengeluaranku bertambah banyak.' 

Anak kedua ditanyakan hal yang sama. Mengapa ia bisa begitu kaya raya dan hidupnya makmur. Katanya, 'Ayah berpesan, aku tak boleh menagih orang yang berutang padaku, makanya aku tak pernah lagi memberi utang kepada para pelanggan.' Sedangkan untuk wasiat kedua, anak kedua menjelaskan, 'Ayah berpesan, jangan terkena sinar matahari jika keluar rumah, maka aku berangkat lebih pagi sebelum matahari terbit, dan aku akan pulang ke rumah setelah matahari terbenam. Jadi aku dapat membuka tokoku lebih cepat dari toko yang lain dan lebih lama menutup tokoku sampai matahari telah terbenam.'

Kisah di atas memperlihatkan bagaimana sebuah kalimat ditanggapi dengan persepsi yang berbeda. Jika kita memaknainya dengan sudut pandang positif, maka segala hambatan dapat diatasi dengan baik. Tetapi bila kita bisa memandangnya dari sudut pandang yang negatif, maka hambatan yang dihadapi terasa begitu sukar untuk dilewati.


Satu Kalimat, Dua Persepsi
Oleh: SW

Friday, July 12, 2013

Teror Menjelang PILPRES 2014

Mari Menulis

Belakangan yang terjadi adalah kisah kisruh terjadi dikubu partai politik dan kejadian - kejadian anggota dewan dan pemilihan kepala daerah. Kenaikan BBM dan Melonjaknya bahan pangan dibulan puasa ini membuat kondisi bangsa ini sangatlah tidak stabil. Semua teror yang melanda menjelan PILPRES 2014 sangatlah sensitif kepada kepala negara bangsa ini sebagai presiden yang menjalankan masa tugas akhir tahun ini.
Panggung politik yang memanas dan kondisi perekonomian yang tidak stabil membuat kepercayaan bangsa ini dimata dunia membuat ragu untuk investasi yang besar, diluar sana banyak investor menantikan arah bangsa ini atas teror yang menjelang PILPRES 2014, apakah ini membuat kepercayaan publik dan investor untuk memilih indonesia menjadi bangsa tujuan investasi dan wisata yang menarik bangsa lain.

Gelembung Keuangan Menuju PILPRES 2014

Mari Menulis

Hitungan Bulan saja para ekonomi, politisi dan para pengusaha yang memprediksikan tentang keuangan bangsa ini. Melihat kemungkinan yang ada sekaang ini, bangsa ini sudah jenuh dengan kegiatan politik pemilihan wakil rakyat ataupun kepala daerah. Dimana kegiatan tersebut adalah semu tidak membangun fondasi dasar kegiatan ekonomi bangsa ini. Keuntungan bagi kaum muda dan para pengusaha adalah peluang besar dimana para politisi mengeluarkan uang yang sangat besar untuk calon  yang kuat dalam pemilihan dan proses pemilihan berlangsung. Tak menjadi rahasia umum lagi biaya untuk menjadi anggota dewan dan kepala daerah dinegeri ini sebesar Milyaran Rupiah. Bagaimana dengan menjadi Presiden 2014 ini, apakah ongkos PILPRES 2014 ini menelan biaya yang sangat mahal. Alangkah gelembung keuangan yang diciptakan politisi ini tidak berimbang dengan kegiatan ekonomi saat ini. Semoga para pemuda dapat mengubah PETA POLITIK dan EKONOMI bangsa ini menjadi maju dan bersinergi dengan baik.

Dalam Sebulan Kenaikan Harga Menaikkan OMSET

Mari Menulis

Entah apa yang terjadi dengan gejolak pasar dan permintaan dalam negeri yang membuat kenaikan harga BBM dan bulan puasa ini kenaikan semua harga membuatresah bagi sebagian warga indonesia saat ini. Dipicu kenaikan harga banyak barang langka dipasaran, membuat para konsumen menjadi tak kuasa atas pergerakan harga dipasaran. Fenomena inipun dilihat oleh menteri perdagangan dan para ekonom hal yang wajar dan tak perlu dikawatir malah akan dibuka keran impor untuk memenuhi permintaan dalam negeri yang dominan.
Kenaikan harga dalam kurun waktu sebulan menaikkan Omset pedagang tetapi mematikan angka pendapatan masyarakat karena segala sesuatu dengan yang berhubungan dengan dapur dan BBM menjadi naik. yang membuat trikle down effect atas harga yang lain. Pemerintah harus melakukan pembenahan kebijakan ekonomi yang sgnifikan untuk menolong ekonomi para kaum papa dan buruh yang kegiatan ekonomi ditopang oleh penghasilan yang sangat kecil. Bukan diberikan bantuan langsung, yang berdampak sangat tidak baik dalam masa depan yang membuat mental bangsa ini jadi pengemis. Sedikit - sedikit bantuan, ada bencana bantuan, ada kenaikan harga di buat kebijakan bantuan dan sebagainya.

Wednesday, July 10, 2013

Calon kuat PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 2014, bukan dari PEMUDA bangsa ini

Mari Menulis
Ditahun 2013 berbagai element politik di Indonesia begitu hangat dengan perbincangan siapakah PRESIDEN berikutnya yang menjadi pilihan dan diinginkan oleh rakyat, Berbagai nama masuk dalam bursa PENCALONAN PRESIDEN saat ini sebagai berikut Megawati Soekarnoputri, Prabowo, JOKOWI (Joko Widodo), Wiranto, Jusuf Kalla, Hari Tanoe, dsb. Ini bertanda INDONESIA merupakan negara demokratis karena sudah beragam orang yang telah mencalonkan diri sebagai presiden negara ini. Tetapi mengapa para pemuda bangsa ini tidak ada dalam bursa CALON PRESIDEN. Apakah bangsa ini tidak ada pemimpin dari pemuda, ataukah pemuda bangsa ini asik tenggelam dibawah naungan para politisi senior bangsa ini. Semoga di 2014 menjadi momentum adanya Pemuda dalam kancah PENCALONAN PRESIDEN 2014 dan momen untuk perubahan bangsa ini, waktu yang muda untuk berkarya.